Tujuh Manfaat Ikan Lele untuk Anak yang Perlu Diketahui Orang Tua

Selasa, 13 Januari 2026 | 11:56:22 WIB
Tujuh Manfaat Ikan Lele untuk Anak yang Perlu Diketahui Orang Tua

JAKARTA - Di tengah kebutuhan gizi anak yang terus meningkat seiring masa pertumbuhan, orang tua sering dihadapkan pada tantangan memilih sumber makanan bergizi yang tetap ramah di kantong. 

Tidak semua asupan bernutrisi harus mahal. Salah satu contoh nyata adalah ikan lele, yang selama ini dikenal luas sebagai lauk sederhana, tetapi ternyata menyimpan kandungan gizi penting bagi tumbuh kembang anak.

Ikan lele merupakan sumber protein hewani yang mudah ditemukan dan terjangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. Di balik harganya yang ekonomis, ikan ini mengandung protein tinggi, asam lemak esensial, vitamin, dan mineral yang berperan besar dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta daya tahan tubuh anak. 

Karena itu, memasukkan ikan lele ke dalam menu harian anak dapat menjadi strategi cerdas untuk memastikan kecukupan gizi tanpa membebani pengeluaran keluarga.

Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai manfaat ikan lele bagi anak yang menjadikannya sumber gizi terjangkau namun bernutrisi.

Mendukung pertumbuhan otot dan tulang anak

Ikan lele dikenal sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi yang berperan penting dalam pertumbuhan otot dan regenerasi sel. Dalam 100 gram ikan lele, terdapat sekitar 18 gram protein, jumlah yang bahkan telah melampaui kebutuhan protein harian anak usia di bawah empat tahun yang berkisar 13 gram. Protein ini membantu pembentukan massa otot dan berkontribusi pada peningkatan berat badan anak secara sehat.

Tidak hanya protein, ikan lele juga mengandung kalsium, fosfor, dan vitamin D yang sangat dibutuhkan untuk membangun dan memperkuat tulang serta gigi. 

Nutrisi ini berperan dalam mencegah masalah tulang dan gigi di kemudian hari. Kandungan asam amino esensial seperti leusin dan lisin di dalam lele juga mendukung pembentukan protein otot secara optimal.

Meningkatkan perkembangan otak dan kecerdasan

Kandungan asam lemak omega-3 dalam ikan lele, terutama DHA dan EPA, memiliki peran penting dalam perkembangan otak dan sistem saraf pusat anak. Asupan omega-3 yang cukup membantu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, kemampuan belajar, serta keterampilan pemecahan masalah.

Selain itu, ikan lele mengandung vitamin B12 yang berperan dalam pembentukan mielin, yaitu lapisan pelindung saraf yang membantu transmisi sinyal saraf berjalan lebih cepat dan efisien. 

Asam amino esensial dalam lele juga mendukung pembentukan neurotransmiter, sehingga komunikasi antar sel otak dapat berlangsung dengan baik. Kombinasi nutrisi ini menjadikan ikan lele sebagai pilihan tepat untuk mendukung kecerdasan anak.

Memperkuat daya tahan tubuh

Protein dalam ikan lele tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga berperan dalam pembentukan antibodi yang membantu tubuh melawan penyakit. Dengan asupan protein yang cukup, sistem imun anak dapat bekerja lebih optimal dalam menghadapi infeksi.

Ikan lele juga mengandung selenium yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. 

Kandungan vitamin D di dalamnya turut mendukung fungsi sistem imun. Kombinasi nutrisi ini membuat konsumsi ikan lele secara rutin dapat membantu anak tetap sehat dan aktif dalam aktivitas sehari-hari.

Membantu mencegah anemia pada anak

Zat besi merupakan mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel darah merah. Ikan lele menjadi salah satu sumber zat besi yang baik dan dapat membantu meningkatkan kadar oksigen dalam darah. 

Kekurangan zat besi pada anak dapat menyebabkan anemia, yang ditandai dengan mudah lelah dan menurunnya konsentrasi.

Selain zat besi, ikan lele juga mengandung vitamin B12 yang berperan penting dalam produksi sel darah merah. Dalam 100 gram ikan lele, kebutuhan vitamin B12 harian anak dapat terpenuhi. Dengan asupan zat besi dan vitamin B12 yang cukup, risiko anemia pada anak dapat diminimalkan.

Menyediakan sumber energi untuk aktivitas harian

Kandungan protein dalam ikan lele berfungsi sebagai sumber energi yang mendukung aktivitas fisik dan mental anak. Energi yang dihasilkan dari protein membantu anak tetap aktif, bermain, dan belajar dengan optimal.

Dengan mengonsumsi ikan lele, kebutuhan energi anak dapat terpenuhi secara efisien. Asupan protein yang cukup juga membantu menjaga stamina anak agar tetap stabil sepanjang hari.

Menjaga kesehatan jantung sejak dini

Kesehatan jantung perlu diperhatikan sejak usia dini. Ikan lele mengandung asam lemak omega-3 yang memiliki efek kardioprotektif atau melindungi jantung. Lemak dalam ikan lele juga didominasi oleh asam oleat yang berperan dalam menurunkan risiko penyakit jantung.

Dengan memasukkan ikan lele ke dalam menu makanan anak, fungsi jantung dapat terjaga dengan baik. Langkah ini menjadi upaya preventif penting untuk kesehatan kardiovaskular jangka panjang.

Mencegah stunting dan mendukung pertumbuhan fisik

Stunting merupakan masalah pertumbuhan yang terjadi akibat kekurangan gizi kronis. Ikan lele kaya akan protein, asam amino esensial, zat besi, fosfor, dan vitamin D yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan optimal anak.

Protein dalam ikan lele mendukung pertumbuhan tulang dan jaringan tubuh, sementara vitamin D membantu penyerapan kalsium agar tinggi badan anak berkembang dengan baik. Konsumsi ikan lele secara rutin dapat membantu mencegah stunting dan mendukung pertumbuhan fisik anak secara menyeluruh.

Sumber gizi terjangkau dan bernutrisi

Ikan lele dikenal sebagai sumber protein hewani dengan harga yang relatif terjangkau. Di Indonesia, harga ikan lele per kilogram berkisar antara Rp 26.000 hingga Rp 40.000 per Januari 2026. 

Dengan harga tersebut, ikan lele menjadi alternatif ekonomis dibandingkan sumber protein lain seperti daging sapi atau ikan impor.

Kandungan gizinya meliputi protein, lemak, kalsium, fosfor, natrium, kalium, serta vitamin A, B12, dan D. Kombinasi nutrisi ini menjadikan ikan lele sebagai pilihan makanan bergizi lengkap yang ramah bagi anggaran keluarga.

Terkini